Kultwit @teddiprasetya tentang #Komunikasi

25 01 2011

  1. Belum genap setahun main di twitterland, saya menemukan bhw asumsi #NLP ttg #komunikasi memang valid. Bhw sso merespon bdasar map-nya.
  2. Peta bukan wilayah, persepsi bukan realita. Uniknya, manusia merespon gunakan peta, bukan realita. Ini anugerah dan musibah. #komunikasi
  3. Anugerah saat peta yg digunakan tepat, musibah saat peta-nya jadul atau acak-acakan. Ibarat jalan2 di Jkt dg peta thn 70-an. #komunikasi
  4. Maka saat ber #komunikasi, sejatinya kita tdk sedang bicara dg org lain, melainkan dg diri sendiri.
  5. Cermati diri saat mendengar org bicara. Berapa banyak pikiran yg berseliweran sementara Anda mendengar rekan Anda bercerita? #komunikasi
  6. Saat sso bbicara sst yg tak kita mengerti, kita pun bingung. Ini tanda bhw peta kita berbeda, atau belum lengkap. #komunikasi
  7. Sementara saat sso bicara, dan kita paham, adalah tanda bahwa kita sudah punya peta sebagai referensi tuk memahami. #komunikasi
  8. Maka tuk membuat org lain paham, tak cukup hanya jelaskan peta kita. Penting tuk gunakan petanya pula sebagai referensi. #komunikasi
  9. Inilah yg disebut dg ‘pacing’ dalam #NLP, yg nantinya kan hadirkan ‘rapport’ alias rasa tersambung, connectedness. #komunikasi
  10. Maka hanya fokus pada isi pesan kita, tanpa mau simak cara org lain memahami, adalah langkah #komunikasi yang mubadzir.
  11. Saat muncul isu2 sensitif di twitterland, saya amati banyak langkah #komunikasi model ini. Asal sampaikan keluhan, dan mubadzir.
  12. Bknkah saat bicara, kita ingin org lain paham & melangkah berubah? Maka CARA penyampaian jd amat penting tuk diperhatikan. #komunikasi
  13. Ada ungkapan dlm #NLP, “The meaning of the communication lies in the response you get”. Makna #komunikasi tletak pd respon yg didapat.
  14. Saat sso ungkapkan kekesalan, ia mungkin lega. Tp jika yg diumpat pun kesal dan tak berubah, bukankah energinya terbuang? #komunikasi
  15. Maka konsep #komunikasi sejatinya mmg dari ‘pacing’ baru ‘leading’. Dari menyelaraskan frekuensi, baru mengarahkan.
  16. Mari lakukan latihan sederhana. Minta seorg kawan berdiri agak jauh, lalu panggil ia mendekat. #komunikasi
  17. Minta ia menjauh lagi. Kali ini, kita yg dekati, rangkul, dan ajak ngobrol sambil berjalan ke arah tempat Anda sebelumnya. #komunikasi
  18. Meski ujungnya sama: ajak ia ke tempat Anda ptama kali berdiri, tanyakan mana yg lebih nyaman: disuruh atau diajak ngobrol. #komunikasi
  19. Nah, demikianlah #komunikasi. Sebuah proses mengarahkan jd tak terasa jika kita terlebih dulu melangkah mendekat dan memahami.
  20. Dlm kalimat Mbah Stephen Covey, “Seek first to understand, then to be understood”. Berusaha mengerti, baru minta dimengerti. #komunikasi
  21. Nah, memahami hal ini, langkah #komunikasi baru seperti apa yang akan kita gunakan mulai saat ini dan seterusnya? 🙂
  22. Demikian dulu ya, Sobat. Harus meluncur segera ke MarkPlus. Insya Allah lanjut dengan teknik dan cara-nya. Bertahap. #komunikasi
Iklan

Aksi

Information

2 responses

25 01 2011
Cool Twit

[…] #Komunikasi . […]

25 01 2011
Tweets that mention Kultwit @teddiprasetya tentang #Komunikasi « Cool Twit -- Topsy.com

[…] This post was mentioned on Twitter by Teddi Prasetya Y. and Muhammad Ridho Fazri, Ikhsan Fanani. Ikhsan Fanani said: Kultwit @teddiprasetya tentang #Komunikasi: http://wp.me/p1jclp-1o […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: